Penulis: Bang Nangin, 8 Oktober 20026
Deliserdang (SORA1News.com)
Sebanyak 59 siswa terdampak dugaan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, menerima tali asih dari DPD PDI Perjuangan Sumut sebesar Rp300 ribu/orang berupa tabungan BRI.
Penyerahan tali asih berlangsung di Aula Bung Karno, lingkungan Kantor DPC PDI Perjuangan Deli Serdang, Lubuk Pakam, Rabu (7/10/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk solidaritas kepada siswa dan keluarga yang terdampak setelah mengalami gangguan kesehatan dalam pelaksanaan program MBG.
Seperti diketahui, kasus di Galang terjadi Jumat (18/9), setelah siswa dari empat sekolah dasar mengalami keluhan kesehatan usai menyantap makanan dan minum susu MBG.
Mereka berasal dari SDN 101976 Bandar Kuala, SDN 106197 Paku, SDN 101961 Timbang Deli dan SDN 107827 Titi Besi, dengan keluhan antara lain sakit perut, mual, muntah dan pusing. Dapur SPPG di Desa Galang Barat yang memasok makanan tersebut kemudian dihentikan sementara selama 20 hari sejak 18 September.
Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumut, Sutrisno Pangaribuan kepada wartawan, Kamis (8/10) mengatakan, pemberian tali asih tersebut merupakan bentuk kepedulian kader terhadap kondisi yang dialami siswa dan keluarga. Gangguan kesehatan yang dialami anak-anak juga menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua.
“Ketika anak mengalami gangguan kesehatan setelah makan di sekolah, yang dirasakan orang tua tentu bukan hal yang ringan. Ada rasa takut, ada kekhawatiran, dan ada pertanyaan apakah kejadian seperti ini akan terulang. Kami datang hari ini untuk berbagi sedikit beban itu dengan keluarga,” ujar Sutrisno.
Sutrisno menjelaskan, tali asih disalurkan dalam bentuk tabungan melalui kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Karena seluruh siswa terdampak di Galang tidak menjalani perawatan intensif hingga opname atau dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi, masing-masing dari 59 siswa menerima tabungan sebesar Rp300.000.
“Bantuan ini bukan tentang seberapa besar nilainya. Kami sadar apa yang diberikan tidak akan menghapus pengalaman yang sudah dialami anak-anak dan keluarga. Tetapi dalam semangat gotong royong, kami ingin mengambil bagian, sekecil apa pun, untuk membantu mereka,” katanya.
Menurut Sutrisno, perhatian kepada siswa terdampak harus diikuti evaluasi terhadap pelaksanaan MBG, khususnya dari sisi keamanan pangan. Program yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak, katanya, harus mampu menjamin makanan yang dikonsumsi siswa aman sejak dipersiapkan hingga disantap.
Pemberian tali asih turut dihadiri jajaran DPD PDI Perjuangan Sumut yang dipimpin Sekretaris Sutarto bersama Bendahara Meriahta Sitepu, Muhammad Afan, Samulya Indra, Henry Dumanter Tampubolon, Dameria Pangaribuan dan R Mawarni Tampubolon.
Hadir juga jajaran DPC PDI Perjuangan Deli Serdang, Agustiawan Saragih, Bima Nusa dan Oki Teger Bangun, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Deli Serdang, perwakilan BRI, pihak sekolah, orang tua dan siswa terdampak MBG.(*).

