Penulis: Aldi, 27 Oktober 2026
Humbahas (SORA1News.com)
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Onanganjang, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), yang diterjang banjir dan longsor pada 25 November 2025, masih dalam tahap perbaikan.
Rekonstruksi jaringan air bersih tersebut diperkirakan mulai dilaksanakan pada awal November 2026, setelah proses tender ditayangkan.
Kepala UPT SPAM Humbahas, Nansen Manalu SE, mengatakan kepada wartawan, Selasa (27/10/2026), bahwa sistem penyediaan air bersih tersebut masih berfungsi, tetapi pelayanannya belum optimal akibat kerusakan pipa transmisi yang terdampak bencana.
Nansen menjelaskan, kerusakan akibat longsor tahun lalu telah dilaporkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Anggaran perbaikannya juga telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 melalui dana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
“Balai Prasarana Wilayah Sumatera (BPWS) telah menayangkan proses tendernya. Pelaksanaan rekonstruksi SPAM Onanganjang dan Pakkat diperkirakan paling lambat dimulai pada awal November 2026,” ungkap Nansen.
Sambil menunggu perbaikan permanen, upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kecamatan Onanganjang terus dilakukan. Solusi sementara, bak penampungan air bersih telah dibangun di kawasan Pasar Onanganjang untuk membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari.
“Untuk pemenuhan kebutuhan air bersih di Kecamatan Onanganjang pascabanjir dan longsor, kami telah menyiapkan bak penampungan air bersih di Pasar Onanganjang agar dapat membantu kebutuhan masyarakat sehari-hari,” tambahnya.
Nansen berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut selama proses pemulihan berlangsung. Dengan tersedianya anggaran dan proses pengadaan yang sedang berjalan, perbaikan diharapkan segera terlaksana sehingga pelayanan air bersih di Onanganjang dan Pakkat kembali normal serta lebih tangguh menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (*).

