Zeira Salim Ritonga SE
Medan (SORA1News.com)
Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga SE mengingatkan General Manager Unit Induk Distribusi (GM UID) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Sumut dan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kesiapan dan antisipasi agar tidak terjadi pemadaman listrik saat Ramadhan 1447 Hijriah dan hari raya Idul Fitri, mengingat aktivitas masyarakat meningkat signifikan pada periode tersebut.
“Kita ingatkan GM UID PT PLN Sumut harus sudah siap, dengan tidak ada pemadaman aliran listrik saat Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, demi ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadahnya,” ujar Zeira Salim Ritonga kepada wartawan, Rabu (18/2/2026) melalui telepon saat melakukan kegiatan reses di Kabupaten Labura.
Menurut Sekretaris DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumut ini, pihak PT PLN Sumit harus bisa menjamin pasokan listrik stabil agar ibadah umat Islam tidak terganggu. Tentunya bagi PT PLN tidak begitu sulit mengantisipasi lonjakan permintaan listrik dan tidak lagi menggunakan alasan klise seperti kerusakan jaringan atau di gardu induk.
“PT PLN harus melayani masyarakat secara maksimal dan memastikan tidak ada pemadaman selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,” tambah Zeira sembari menekankan, bahwa pemadaman bergilir, terutama di bulan suci, sangat mengganggu aktivitas masyarakat dari sisi ekonomi, sosial, maupun keagamaan.
Berkaitan dengan itu, Zeira Salim berharap sudah saatnya PT PLN bekerja dengan manajemen visioner agar masyarakat tidak lagi terdampak pemadaman yang merusak peralatan elektronik rumah tangga, yang selama ini menjadi keresahan di tengah-tengah masyarakat.
Zeira menegaskan, masyarakat menunggu komitmen nyata dari PT PLN untuk memastikan listrik tetap menyala selama bulan suci Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri sekaligus mensosialisasikannya kepada masyarakat terkait prosedur tanggap darurat. Jika terjadi gangguan listrik, masyarakat dapat mempersiapkan diri dan mengurangi potensi kerugian.
Menurut Zeira, komunikasi yang transparan akan menambah kepercayaan publik terhadap perusahaan negara ini, sehingga perlu ditekankan, agar PT PLN perlu meninjau kembali jadwal pemeliharaan jaringan listrik.
“Tujuannya, agar tidak bersamaan dengan puncak aktivitas masyarakat saat Ramadhan dan Idul Fitri, serta memastikan distribusi listrik berjalan lancar tanpa mengganggu kegiatan ibadah maupun perekonomian warga. (*).

