Mobil “Goyang” di Rusunawa Kisaran Viral, Bripda SAS Diperiksa Propam Polres Tanjungbalai 

oleh
Mapolres Tanjungbalai

Penulis: Bang Nangin, 19 September 2026

Tanjungbalai (SORA1News.com)

Video mobil Toyota Rush putih yang diamankan warga di kawasan Rusunawa Kisaran, Kamis (17/9/2026) malam, viral di media sosial. Pria yang berada di dalam mobil tersebut ternyata merupakan personel oknum Polres Tanjungbalai berpangkat Bripda berinisial SAS dan kini diperiksa Sipropam.

Mobil Toyota Rush warna putih bernomor polisi BK 1244 MOR itu diamankan warga sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah rekaman video dan informasi mengenai keberadaan seorang pria di dalam mobil beredar luas di media sosial.

Berdasarkan informasi yang beredar, mobil tersebut disebut-sebut dalam kondisi “goyang” saat berada di kawasan Rusunawa Kisaran. Namun, terkait dugaan perbuatan yang melatarbelakangi kejadian itu, hingga kini belum ada kesimpulan resmi dari pihak kepolisian.

Kasubsi PIDM Sihumas Polres Tanjungbalai, Ipda M Ruslan, membenarkan bahwa pria yang disebut dalam informasi tersebut merupakan personel Polres Tanjungbalai berinisial SAS.

“Benar, yang bersangkutan merupakan personel Polres Tanjungbalai. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Sipropam Polres Tanjungbalai,” ujar Ipda M Ruslan, Jumat (18/9/2026).

Menurut Ruslan, pemeriksaan dilakukan untuk mendalami fakta sebenarnya terkait peristiwa tersebut. Sipropam masih mengumpulkan keterangan dan alat bukti sebelum menentukan langkah lebih lanjut terhadap Bripda SAS.

Ruslan menjelaskan, apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan sedikitnya dua alat bukti, terhadap Bripda SAS akan dilakukan penempatan khusus (Patsus) selama 30 hari.

“Setelah ditemukan dua alat bukti akan dilakukan Patsus selama 30 hari ke depan guna percepatan proses pemeriksaan,” jelasnya.

Hingga kini, Polres Tanjungbalai belum menyampaikan kesimpulan mengenai dugaan perbuatan yang dikaitkan dengan peristiwa tersebut. Status Bripda SAS masih dalam tahap pemeriksaan internal oleh Sipropam.

Kepolisian masih mendalami rangkaian kejadian di kawasan Rusunawa Kisaran tersebut untuk memastikan fakta yang sebenarnya, termasuk dugaan pelanggaran yang mungkin dilakukan personel bersangkutan. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *